MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, September 21, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Mendikdasmen Targetkan Sekolah Terdampak Bencana di Pidie Kembali Normal Tahun Ajaran Baru

Riska Zulfira by Riska Zulfira
22 Juni 2026
in News
0

Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti menyapa siswa sekolah SD Negeri Utue di Desa Seuriweuk, Pidie | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, menargetkan sebagian besar sekolah terdampak bencana di Kabupaten Pidie dapat kembali digunakan secara normal pada tahun ajaran baru 2026/2027. 

Hal itu disampaikan Abdul Mu’ti saat meninjau progres pembangunan sekolah terdampak bencana sekaligus meresmikan secara simbolis sejumlah sekolah yang telah selesai direvitalisasi, Senin (22/6/2026).

RelatedPosts

10 Bulan Terputus, Jembatan Permanen Kutablang Akhirnya Beroperasi

Mardiono Lantik Pengurus PPP se Aceh Periode 2026-2031

Boat Ditemukan Tanpa Nelayan, Pria 60 Tahun Diduga Hilang di Perairan Sigli

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murtalamuddin dan Wakil Bupati Pidie Alzaizi, rombongan mengunjungi SD Negeri Utue di Desa Seuriweuk, Kecamatan Pidie, dan SMK Negeri 3 Pidie yang menjadi lokasi peresmian simbolis hasil revitalisasi sekolah.

“Kami menargetkan pada tahun 2026 ini, saat tahun ajaran baru dimulai, sebagian besar sekolah sudah selesai dibangun sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara normal,” kata Abdul Mu’ti.

Abdul Mu’ti mengatakan revitalisasi sekolah merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan sarana pendidikan yang terdampak bencana di Aceh agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan optimal. Hari ini, Mendikdasmen meresmikan 21 sekolah di Pidie hasil revitalisasi anggaran 2025. 

“Hari ini kita meresmikan secara simbolis sekolah yang telah selesai direvitalisasi dan meninjau sekolah yang sedang dibangun dengan anggaran revitalisasi tahun 2026,” kata Abdul Mu’ti.

Menurutnya, pemerintah menargetkan sebagian besar pembangunan sekolah terdampak bencana dapat diselesaikan pada tahun ini sehingga siswa dapat kembali belajar di fasilitas yang lebih aman dan layak.

Abdul Mu’ti menjelaskan, sekolah yang masih memungkinkan dibangun di lokasi lama sebagian besar telah selesai atau sedang dalam tahap akhir pengerjaan. Sementara untuk sekolah yang harus direlokasi ke lokasi baru, proses pembangunan masih berlangsung karena membutuhkan penyiapan lahan dan tahapan konstruksi tambahan.

Untuk menjamin proses belajar tetap berjalan, pemerintah telah mengganti tenda darurat dengan ruang kelas darurat yang dinilai lebih representatif dan nyaman digunakan siswa.

“Tenda-tenda darurat yang sebelumnya digunakan sudah kami tiadakan. Sebagai gantinya disediakan ruang kelas darurat yang lebih layak agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung dengan baik,” katanya.

Menurut Abdul Mu’ti, ruang kelas darurat tersebut hanya bersifat sementara dan direncanakan digunakan maksimal dua tahun hingga pembangunan sekolah permanen selesai dilakukan.

Ia berharap seluruh proses revitalisasi, rehabilitasi, dan rekonstruksi sekolah dapat diselesaikan secepat mungkin sehingga peserta didik di Aceh, khususnya di Pidie, dapat kembali belajar secara normal di sekolah masing-masing.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Pidie, serta jajaran TNI yang terlibat dalam percepatan revitalisasi, rehabilitasi, dan rekonstruksi sekolah.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Aceh, pemerintah daerah, dan jajaran TNI yang telah bermitra dengan Kementerian dalam mempercepat pembangunan sekolah-sekolah terdampak bencana,” ujarnya.

Tags: Abdul Mu’tiMendikdasmenPemulihan Pendidikanrekonstruksi sekolahRevitalisasi SekolahSD Negeri UtueSekolah Terdampak BencanaTahun Ajaran Baru
Previous Post

Jaksa Ajukan Kasasi atas Putusan Bebas Dua Terdakwa Korupsi Wastafel

Next Post

Lampaseh Kota Jadi Percontohan Keterbukaan Informasi Publik di Banda Aceh

Related Posts

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 59 Sekolah di Simeulue

by Ahlul Fikar
26 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan 59 satuan pendidikan di Kabupaten Simeulue, Aceh, yang telah...

571 Ribu Murid Terdampak Karhutla, Kemendikdasmen Perluas Pembelajaran Jarak Jauh

by Riska Zulfira
23 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 571.338 murid di Kalimantan kini mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kebijakan...

253 Sekolah di Flores Terdampak Gempa M7,7, Kemendikdasmen Siapkan Kelas Darurat

by Riska Zulfira
17 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Laut Flores pada 15 Agustus 2026 berdampak pada ratusan fasilitas pendidikan di...

Next Post

Lampaseh Kota Jadi Percontohan Keterbukaan Informasi Publik di Banda Aceh

Sekda Aceh dan Kepala SKPA Takziah ke Rumah Duka dr Zaini Abdullah

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co