MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Agustus 7, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Mendikdasmen Targetkan Sekolah Terdampak Bencana di Pidie Kembali Normal Tahun Ajaran Baru

Riska Zulfira by Riska Zulfira
22 Juni 2026
in News
0

Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti menyapa siswa sekolah SD Negeri Utue di Desa Seuriweuk, Pidie | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, menargetkan sebagian besar sekolah terdampak bencana di Kabupaten Pidie dapat kembali digunakan secara normal pada tahun ajaran baru 2026/2027. 

Hal itu disampaikan Abdul Mu’ti saat meninjau progres pembangunan sekolah terdampak bencana sekaligus meresmikan secara simbolis sejumlah sekolah yang telah selesai direvitalisasi, Senin (22/6/2026).

RelatedPosts

Rokok Kretek Filter Jadi Salah Satu Komoditas Pembentuk Garis Kemiskinan Aceh

Mujiburrahman Kembali Dilantik Sebagai Rektor UIN Ar-Raniry Periode 2026-2030

Jelang Perayaan Maulid, Pedagang Prediksi Harga Pangan Mulai Naik

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murtalamuddin dan Wakil Bupati Pidie Alzaizi, rombongan mengunjungi SD Negeri Utue di Desa Seuriweuk, Kecamatan Pidie, dan SMK Negeri 3 Pidie yang menjadi lokasi peresmian simbolis hasil revitalisasi sekolah.

“Kami menargetkan pada tahun 2026 ini, saat tahun ajaran baru dimulai, sebagian besar sekolah sudah selesai dibangun sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara normal,” kata Abdul Mu’ti.

Abdul Mu’ti mengatakan revitalisasi sekolah merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan sarana pendidikan yang terdampak bencana di Aceh agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan optimal. Hari ini, Mendikdasmen meresmikan 21 sekolah di Pidie hasil revitalisasi anggaran 2025. 

“Hari ini kita meresmikan secara simbolis sekolah yang telah selesai direvitalisasi dan meninjau sekolah yang sedang dibangun dengan anggaran revitalisasi tahun 2026,” kata Abdul Mu’ti.

Menurutnya, pemerintah menargetkan sebagian besar pembangunan sekolah terdampak bencana dapat diselesaikan pada tahun ini sehingga siswa dapat kembali belajar di fasilitas yang lebih aman dan layak.

Abdul Mu’ti menjelaskan, sekolah yang masih memungkinkan dibangun di lokasi lama sebagian besar telah selesai atau sedang dalam tahap akhir pengerjaan. Sementara untuk sekolah yang harus direlokasi ke lokasi baru, proses pembangunan masih berlangsung karena membutuhkan penyiapan lahan dan tahapan konstruksi tambahan.

Untuk menjamin proses belajar tetap berjalan, pemerintah telah mengganti tenda darurat dengan ruang kelas darurat yang dinilai lebih representatif dan nyaman digunakan siswa.

“Tenda-tenda darurat yang sebelumnya digunakan sudah kami tiadakan. Sebagai gantinya disediakan ruang kelas darurat yang lebih layak agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung dengan baik,” katanya.

Menurut Abdul Mu’ti, ruang kelas darurat tersebut hanya bersifat sementara dan direncanakan digunakan maksimal dua tahun hingga pembangunan sekolah permanen selesai dilakukan.

Ia berharap seluruh proses revitalisasi, rehabilitasi, dan rekonstruksi sekolah dapat diselesaikan secepat mungkin sehingga peserta didik di Aceh, khususnya di Pidie, dapat kembali belajar secara normal di sekolah masing-masing.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Pidie, serta jajaran TNI yang terlibat dalam percepatan revitalisasi, rehabilitasi, dan rekonstruksi sekolah.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Aceh, pemerintah daerah, dan jajaran TNI yang telah bermitra dengan Kementerian dalam mempercepat pembangunan sekolah-sekolah terdampak bencana,” ujarnya.

Tags: Abdul Mu’tiMendikdasmenPemulihan Pendidikanrekonstruksi sekolahRevitalisasi SekolahSD Negeri UtueSekolah Terdampak BencanaTahun Ajaran Baru
Previous Post

Jaksa Ajukan Kasasi atas Putusan Bebas Dua Terdakwa Korupsi Wastafel

Next Post

Lampaseh Kota Jadi Percontohan Keterbukaan Informasi Publik di Banda Aceh

Related Posts

Berbulan-bulan Belajar di Tenda, Siswa SDN 10 Linge Kini Tempati Ruang Kelas Darurat

by Riska Zulfira
1 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Setelah berbulan-bulan mengikuti pembelajaran di bawah tenda akibat bencana, siswa SD Negeri 10 Linge, Kabupaten Aceh Tengah, mulai...

Kemendikdasmen Petakan Sekolah Minim Murid, Kebijakan Disiapkan Bersama Daerah

by Riska Zulfira
19 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai memetakan sekolah yang mengalami kekurangan peserta didik sebagai dasar penyusunan kebijakan...

Mendikdasmen Perluas Sekolah Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus

by Riska Zulfira
24 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan komitmen pemerintah memperluas layanan pendidikan inklusif agar anak berkebutuhan...

Next Post

Lampaseh Kota Jadi Percontohan Keterbukaan Informasi Publik di Banda Aceh

Sekda Aceh dan Kepala SKPA Takziah ke Rumah Duka dr Zaini Abdullah

Discussion about this post

CERITA

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co