MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Juni 23, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 28 Sekolah di Banda Aceh

Riska Zulfira by Riska Zulfira
23 Juni 2026
in News
0

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Abdul Mu’ti, meresmikan 28 satuan pendidikan di Kota Banda Aceh yang berpusat di SLB YPPC Banda Aceh | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Abdul Mu’ti, meresmikan 28 satuan pendidikan di Kota Banda Aceh sebagai bagian dari program revitalisasi sekolah tahun 2025. Program ini menjadi langkah percepatan pemerintah dalam pemulihan dan peningkatan kualitas pendidikan, termasuk bagi sekolah yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Abdul Mu’ti menyebutkan bahwa secara keseluruhan terdapat 730 satuan pendidikan di Aceh pada tahun 2025. Sementara pada tahun 2026, terdapat 2.298 satuan pendidikan yang telah melalui proses verifikasi dan validasi, dengan total anggaran mencapai Rp2,32 triliun untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi sektor pendidikan.

RelatedPosts

UIN Ar-Raniry Wisuda 2.060 Lulusan, Mahasiswa Korea Selatan Turut Raih Gelar Magister

Harga Emas Perhiasan Hari Turun, Antam Justru Menguat

Puluhan Sekolah Terdampak Bencana di Aceh Belum Direlokasi karena Terkendala Lahan

Khusus di Banda Aceh, dari total 28 sekolah yang direvitalisasi menggunakan anggaran 2025, nilai anggarannya mencapai Rp35,35 miliar. Sementara untuk tahun 2026, sebanyak 13 satuan pendidikan kembali masuk dalam program revitalisasi dengan total anggaran Rp11,58 miliar.

“Upaya ini terus kami percepat agar pada tahun ajaran baru, sebagian besar sekolah sudah dapat digunakan sebagaimana mestinya,” ujar Abdul Mu’ti.

Ia menegaskan, bagi sekolah yang belum dapat dibangun akibat kendala lahan, pemerintah telah menyiapkan solusi berupa sekolah darurat dengan konstruksi semi permanen agar proses belajar tetap berjalan. Fasilitas sementara itu dirancang dapat digunakan hingga dua tahun sambil menunggu pembangunan gedung permanen selesai.

Selain infrastruktur, Kementerian Pendidikan juga mulai memperluas dukungan hingga penyediaan peralatan untuk SMK, SMA, SLB, serta alat peraga pendidikan di wilayah terdampak bencana. Program tersebut ditargetkan dapat diselesaikan dalam tahun berjalan, sehingga pada tahun berikutnya fokus dapat dialihkan pada penguatan sumber daya manusia.

Dalam arah kebijakan tahun ini, pemerintah menetapkan tiga prioritas utama, yakni revitalisasi sekolah terdampak bencana hidrometeorologi, penguatan layanan pendidikan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta penanganan sekolah dengan kondisi rusak berat.

Di sisi lain, Abdul Mu’ti menyoroti pentingnya penguatan layanan pendidikan khusus dan inklusif sebagai amanat Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Ia menegaskan bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, berhak memperoleh pendidikan yang bermutu, termasuk anak berkebutuhan khusus, anak di wilayah bencana, daerah konflik, hingga wilayah 3T.

“Pendidikan inklusi menjadi pilihan utama karena memungkinkan anak berkebutuhan khusus belajar bersama anak lainnya, sekaligus membangun penerimaan sosial dan kepercayaan diri,” jelasnya.

Selain pendidikan inklusi, pemerintah juga memperkuat layanan melalui Sekolah Luar Biasa (SLB), pendidikan berbasis komunitas, serta layanan pendidikan berbasis keluarga. Pendekatan ini disiapkan untuk menjangkau anak-anak yang belum dapat mengakses sekolah formal karena faktor jarak, ekonomi, maupun keterbatasan fasilitas.

Namun demikian, Abdul Mu’ti mengakui masih terdapat tantangan di lapangan, termasuk keterbatasan tenaga pendidik, pendanaan, serta masih adanya stigma sosial yang menyebabkan sebagian anak berkebutuhan khusus belum mendapatkan hak pendidikan secara penuh.

“Ini menjadi pekerjaan bersama. Negara hadir, tetapi dukungan masyarakat juga sangat penting agar tidak ada satu pun anak yang tertinggal dari pendidikan,” tegasnya.

Tags: MendikdasmenRevitalisasi Sekolah di Banda AcehSekolah Inklusi
Previous Post

Harga Emas Perhiasan Hari Turun, Antam Justru Menguat

Next Post

Sekda Aceh Muhammad Nasir Ditetapkan Jadi Komisaris Utama Bank Aceh Syariah

Related Posts

Mendikdasmen Targetkan Sekolah Terdampak Bencana di Pidie Kembali Normal Tahun Ajaran Baru

by Riska Zulfira
22 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu'ti, menargetkan sebagian besar sekolah terdampak bencana di Kabupaten Pidie...

Mendikdasmen Resmikan 21 Sekolah Hasil Revitalisasi di Pidie, Nilai Bantuan Capai Rp24,17 Miliar

by Riska Zulfira
22 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, meresmikan 21 sekolah hasil revitalisasi di Kabupaten Pidie, Senin...

Mendikdasmen Tinjau Persiapan TKA di SMPN 2 Peudada Bireuen

by Riska Zulfira
11 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, meninjau persiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 di UPTD...

Next Post

Sekda Aceh Muhammad Nasir Ditetapkan Jadi Komisaris Utama Bank Aceh Syariah

Banda Aceh Terima Anugerah Cakrawala Penyair Nusantara

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co