MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juli 29, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

RSUD Cut Meutia Aceh Utara Segera Dialihkan ke Lhokseumawe

Redaksi by Redaksi
29 Juli 2026
in Daerah
0

RSU Cut Meutia | Foto: istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mempercepat proses pengalihan kepemilikan RSUD Cut Meutia dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe. Peralihan tersebut dinilai penting agar program revitalisasi rumah sakit dari Kementerian Kesehatan dapat berjalan tanpa terkendala.

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir Syamaun, mengatakan persoalan kepemilikan RSUD Cut Meutia harus segera diselesaikan karena saat ini berdampak pada peluang mendapatkan dukungan program peningkatan fasilitas kesehatan dari pemerintah pusat.

RelatedPosts

Kontes Kakao Sabang 2026 Jadi Strategi Dorong Komoditas Unggulan Bernilai Ekonomi

DLH Aceh Besar Awasi Pengelolaan Limbah RSUD, Pastikan Patuhi Aturan Lingkungan

Tekan Angka Putus Obat, Pemkab Aceh Besar Salurkan PMT untuk Pasien TBC

“Semakin cepat selesai semakin baik, sehingga dapat memaksimalkan pelayanan kesehatan,” kata Gubernur melalui Nasir, Rabu (29/7/2026).

Sekda Aceh M Nasir menjelaskan, saat ini Aceh Utara memiliki dua rumah sakit daerah, yakni RSUD Cut Meutia yang berada di wilayah Kota Lhokseumawe dan RSUD dr. Muchtar Hasbi di Lhoksukon, Aceh Utara.

Sementara itu, program revitalisasi dan modernisasi rumah sakit dari Kementerian Kesehatan hanya diberikan untuk satu RSUD di setiap daerah. Kondisi tersebut membuat status kepemilikan RSUD Cut Meutia perlu segera diperjelas.

“Kalau tidak diselesaikan, bisa berdampak pada bantuan yang akan diterima rumah sakit. Bisa salah satu tidak mendapatkan, atau bahkan keduanya tidak maksimal,” ujar Nasir.

Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan, Prof Dr Asnawi Abdullah, mengatakan pengalihan RSUD Cut Meutia kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe menjadi solusi agar pengembangan rumah sakit di Aceh Utara dan Lhokseumawe dapat dilakukan secara optimal.

Menurutnya, Lhokseumawe merupakan satu-satunya daerah di Aceh yang belum memiliki RSUD, sedangkan Aceh Utara memiliki dua rumah sakit daerah.

“Dengan dialihkan ke Lhokseumawe, Kemenkes lebih mudah memberikan dukungan dan pengembangan kepada kedua rumah sakit tersebut,” kata Asnawi.

Sebagai kompensasi, Kemenkes akan mendorong pengembangan RSUD dr. Muchtar Hasbi Aceh Utara, terutama dalam peningkatan kualitas layanan dan akreditasi rumah sakit.

Asisten II Setdakab Aceh Utara, M Nasir, menyatakan pemerintah daerahnya menerima opsi peralihan tersebut. Namun, Aceh Utara meminta kepastian terkait kompensasi sebelum proses pengalihan dilakukan.

“Kami menginginkan revitalisasi RSUD dr. Muchtar Hasbi terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan RSUD Cut Meutia kepada Pemko Lhokseumawe,” katanya.

Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti, berharap proses peralihan segera terealisasi karena keberadaan RSUD menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat Kota Lhokseumawe.

Menurutnya, momentum program revitalisasi pelayanan kesehatan dari pemerintah pusat menjadi kesempatan untuk memperkuat layanan kesehatan di Lhokseumawe.

Sekda Aceh M Nasir mengatakan pemerintah masih membahas skema kompensasi yang akan diberikan kepada Aceh Utara agar proses peralihan RSUD Cut Meutia dapat segera diselesaikan.

Tags: Aceh UtaraKementerian KesehatanPemerintah AcehPemko Lhokseumaweperalihan RSUD Cut Meutiarevitalisasi rumah sakitRSUD Cut Meutia
Previous Post

Harga Emas Perhiasan Turun Lagi, Kini Rp7,49 Juta per Mayam

Next Post

Empat Tersangka Kasus Korupsi Beasiswa Aceh Diserahkan ke Kejari Banda Aceh

Related Posts

Aceh Resmi Masuk Fase Rehabilitasi-Rekonstruksi Mulai 1 Agustus

by Redaksi
29 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh resmi mengakhiri masa transisi darurat pemulihan bencana hidrometeorologi pada 28 Juli 2026 dan akan memasuki fase...

Rp2,5 Triliun Digelontorkan untuk Pulihkan 117.923 Hektare Sawah dan Kebun di Aceh

by Ahmad Mufti
27 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mengebut pemulihan lahan pertanian dan perkebunan yang rusak akibat bencana hidrometeorologi. Kementerian Pertanian mengalokasikan anggaran Rp2,5...

Pembangunan Huntap Korban Bencana Aceh Baru 397 Unit, Butuh 37 Ribu Rumah

by Ahmad Mufti
27 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi korban bencana hidrometeorologi di Aceh masih berada pada tahap awal. Dari total kebutuhan...

Next Post

Empat Tersangka Kasus Korupsi Beasiswa Aceh Diserahkan ke Kejari Banda Aceh

Kontes Kakao Sabang 2026 Jadi Strategi Dorong Komoditas Unggulan Bernilai Ekonomi

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co