MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Agustus 24, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Trainer Parenting Ingatkan Orang Tua Perkuat Komunikasi Anak untuk Cegah Kekerasan Seksual

Aininadhirah by Aininadhirah
24 Agustus 2026
in News
0

Ustaz nashihul umam saat menyampaikan narasi penolakan LGBT di CFD, Minggu (23/8/2026) | Foto : Aininadhirah/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Perhatian, komunikasi, dan kedekatan emosional menjadi hal penting yang perlu dibangun orang tua dalam melindungi anak dari berbagai risiko, termasuk kekerasan seksual.

Trainer Parenting, Ustaz Nashihul Umam, mengatakan salah satu hal yang perlu diwaspadai orang tua adalah pola pendekatan terhadap anak yang dilakukan melalui pemberian perhatian berlebihan, hadiah, uang, maupun rasa empati yang membuat anak merasa nyaman dan diterima.

RelatedPosts

Diduga Gelapkan Uang Transaksi Kios Rp68,6 Juta, Pemuda Asal Pidie Jaya Diamankan Polisi

Mahasiswa USK Ditemukan Meninggal di Asrama, Polisi Lakukan Penyelidikan

Mahasiswa di Banda Aceh Hilang Terseret Arus di Pantai Lhok Ketapang

Menurutnya, kondisi tersebut bisa terjadi ketika anak kurang mendapatkan perhatian dan ruang komunikasi di lingkungan keluarga.

“Pelaku-pelaku seperti itu biasanya memberikan perhatian, hadiah, uang, dan membuat anak merasa diterima. Karena itu, orang tua harus hadir memberikan kasih sayang dan perhatian yang cukup kepada anak,” ujar Nashihul, Senin (24/8/2026).

Dalam pemaparannya, Nashihul juga menyinggung sejumlah kasus kekerasan seksual terhadap anak yang disebut pernah terjadi di Aceh, termasuk kasus di Lhokseumawe dan Banda Aceh. Ia menyebut sejumlah kasus tersebut menjadi pengingat agar pengawasan dan perlindungan terhadap anak harus diperkuat.

Ia menilai, anak yang mengalami kekurangan perhatian dari keluarga dapat lebih rentan mencari penerimaan dari lingkungan luar. Karena itu, menurutnya, peran orang tua tidak hanya memenuhi kebutuhan materi, tetapi juga membangun hubungan emosional dengan anak.

“Jangan sampai kita membuat slogan ayah dan mamak bekerja untuk anak, tetapi yang pertama kali dikorbankan justru anak kita karena kurang perhatian,” katanya.

Nashihul juga menekankan pentingnya orang tua mengajarkan batasan tubuh atau physical boundaries kepada anak sejak dini. Anak perlu memahami bagian tubuh pribadi, mengenali sentuhan yang tidak pantas, serta memiliki keberanian untuk menyampaikan ketika mengalami hal yang membuatnya tidak nyaman.

“Physical boundaries ini oleh orang tua, tolong dididik anak-anaknya. Anak harus tahu mana batasan tubuhnya dan berani bercerita ketika ada sesuatu yang mengganggu,” ujarnya.

Selain itu, ia meminta orang tua tidak mengabaikan cerita anak, terutama ketika mereka menyampaikan pengalaman yang membuat takut atau tidak nyaman. Menurutnya, respons orang tua menjadi faktor penting dalam memberikan rasa aman bagi anak.

Ia juga mengingatkan agar anak yang mengalami perundungan atau merasa tersisih mendapat perhatian lebih dari keluarga. Dukungan tersebut diperlukan agar anak tidak mencari tempat nyaman di lingkungan yang berpotensi memberikan pengaruh negatif.

“Anak-anak membutuhkan pendampingan. Jangan biarkan mereka menghadapi masalah sendiri karena mereka membutuhkan tempat aman untuk bercerita,” kata Nashihul.

Tags: Cegah LGBTKekerasan Seksualkomunikasi orang tuaParentingPerlindungan Anak
Previous Post

Persiraja Terapkan Tiket Digital, Masuk Stadion Cukup Scan Barcode

Next Post

Diduga Gelapkan Uang Transaksi Kios Rp68,6 Juta, Pemuda Asal Pidie Jaya Diamankan Polisi

Related Posts

Banda Aceh Perkuat Pencegahan Perkawinan Anak

by Ahmad Mufti
17 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kota Banda Aceh memperkuat komitmen pencegahan perkawinan anak melalui evaluasi pelaksanaan Strategi Nasional Pencegahan Perkawinan Anak (Stranas...

Kemenag Perkuat Perlindungan Anak, Aplikasi AMAN Jadi Kanal Aduan Kekerasan

by Riska Zulfira
22 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Agama (Kemenag) memperkuat perlindungan anak di lingkungan pendidikan keagamaan dengan menghadirkan Aplikasi Manajemen Aduan Anti Kekerasan (AMAN)...

Anak Aceh Mulai Terpapar Risiko Media Sosial, KPIA dan DPD RI Dorong Regulasi Digital

by Aininadhirah
15 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Penggunaan media sosial yang semakin luas di kalangan anak-anak dan remaja menjadi perhatian Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh...

Next Post

Diduga Gelapkan Uang Transaksi Kios Rp68,6 Juta, Pemuda Asal Pidie Jaya Diamankan Polisi

BRIN Perkuat Pendekatan One Health untuk Cegah Wabah Usai Bencana

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co