MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Mei 29, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Takjil Banda Aceh Bersih dari Zat Berbahaya, 60 Sampel Lolos Uji BBPOM

Riska Zulfira by Riska Zulfira
27 Februari 2026
in News
0

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal bersama BBPOM Aceh melakukan uji takjil yang dijual di pasar kuliner jalan garuda, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (27/2/2026) | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sebanyak 60 sampel makanan dan minuman yang dijual pelaku UMKM di Pasar Kuliner Garuda, Kampung Baru, Banda Aceh dipastikan aman dari bahan berbahaya. Hasil ini diperoleh setelah Pemerintah Kota Banda Aceh bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) melakukan pemeriksaan langsung terhadap produk yang beredar di pasaran.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh produk pangan yang dijual kepada masyarakat, khususnya selama Ramadan, bebas dari zat terlarang.

RelatedPosts

Satpol PP-WH Amankan Pasangan Nonmahram di Rusunawa Keudah

Belasan Rumah Terbakar di Babul Makmur, Tujuh Rusak Berat

Warung Kopi di Baitussalam Hangus Terbakar, Api Diduga Berasal dari Dapur

“Alhamdulillah semua yang diduga menggunakan zat terlarang sudah diperiksa, dan hasilnya aman untuk dikonsumsi,” ujar Illiza, katanya, Jumat (27/2/2026).

Ia menyebutkan, dari total 60 sampel yang diuji, terdiri dari berbagai jenis produk seperti minuman, kudapan, bakso, mie, hingga tahu. Seluruhnya telah melalui proses pengujian laboratorium cepat di lapangan.

Illiza mengapresiasi kesadaran para pedagang yang dinilai semakin baik dalam menjaga kualitas dan keamanan pangan. Menurutnya, hasil pemeriksaan ini menunjukkan bahwa pelaku usaha tidak lagi menggunakan bahan kimia berbahaya yang dapat merusak kesehatan konsumen maupun merugikan usaha mereka sendiri.

“Ini patut kita syukuri. Artinya masyarakat kita semakin cerdas dan jujur. Mereka tidak menggunakan bahan kimia yang bisa merusak kesehatan maupun usaha mereka,” katanya.

Sementara itu, Kepala BBPOM Banda Aceh, Riyanto, menjelaskan makanan yang diuji memenuhi syarat keamanan pangan berdasarkan parameter pengujian yang meliputi kandungan boraks, formalin, metanil yellow, dan rhodamin B, zat yang kerap disalahgunakan dalam produk makanan.

“Tidak ada yang positif mengandung boraks, formalin, metanil yellow, maupun rhodamin B. Artinya aman untuk dikonsumsi masyarakat,” jelas Riyanto.

Meski hasilnya negatif dari bahan berbahaya, BBPOM memastikan pengawasan tidak berhenti sampai di sini. Sampling akan terus dilakukan di berbagai titik lain selama Ramadan, termasuk di lokasi-lokasi baru yang menjadi pusat penjualan takjil dan makanan berbuka.

“Besok dan minggu-minggu ke depan kita tetap akan melakukan pengambilan sampel di beberapa titik lain. Termasuk lokasi yang akan dibuka, kita akan turun ke sana juga,” ujarnya.

Riyanto menambahkan, dalam beberapa tahun terakhir pihaknya aktif melakukan edukasi kepada pedagang dan pelaku usaha mengenai pentingnya penggunaan bahan baku dan bahan tambahan pangan yang aman. Edukasi ini dinilai berdampak signifikan terhadap meningkatnya kesadaran pelaku usaha.

“Sekarang masyarakat dan pelaku usaha sudah lebih peduli terhadap bahaya penggunaan pewarna berbahaya maupun formalin. Terbukti dari hasil sampling hari ini, tidak ada yang mengandung bahan berbahaya,” katanya.

Tags: BBPOM Banda AcehKeamanan TakjilPasar Kuliner Banda AcehPemko Banda Acehsuai ramadanUji Sampel Makanan
Previous Post

Hukum Berkumur dan Sikat Gigi Saat Puasa, Ini Penjelasannya

Next Post

Wali Kota Lepas 50 Petugas Satpol PP/WH ke 5 Kecamatan di Banda Aceh

Related Posts

Imunisasi Anak Baru 34 Persen, Illiza Mulai Gerakan Vaksinasi dari Keluarga ASN

by Riska Zulfira
24 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh akan memulai gerakan percepatan imunisasi dari lingkungan aparatur sipil negara (ASN) menyusul masih rendahnya...

Unit Rusak Tak Bisa Disewakan, Pemko Banda Aceh Benahi Rusunawa Keudah

by Riska Zulfira
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Sejumlah unit hunian di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Keudah, Kota Banda Aceh, belum dapat disewakan meski masih...

63 Persen Anak Banda Aceh Belum Pernah Diimunisasi, Kasus Campak dan TBC Jadi Alarm Serius

by Riska Zulfira
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengungkapkan rendahnya cakupan imunisasi dasar anak di Banda Aceh telah menjadi...

Next Post
Wali Kota Lepas 50 Petugas Satpol PP/WH ke 5 Kecamatan di Banda Aceh

Wali Kota Lepas 50 Petugas Satpol PP/WH ke 5 Kecamatan di Banda Aceh

BBPOM Aceh Perkuat Respons Keracunan Pangan dan Utamakan Pembinaan Pelaku Usaha

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co