MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Juli 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Layanan RSUD Aceh Besar Kembali Normal Pasca Mogok Tenaga Medis

Riska Zulfira by Riska Zulfira
21 April 2026
in News
0

Terlihat para Nakes kembali beraktivitas seperti biasa di RSUD Aceh Besar, Selasa (21/4/2026). Foto: MC Aceh Besar

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bergerak cepat memastikan layanan kesehatan di RSUD Aceh Besar kembali normal pasca aksi mogok kerja tenaga kesehatan (nakes) yang sempat terjadi sehari sebelumnya.

Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Aceh Besar Bidang Administrasi, Abdullah, bersama Kabag Hukum Setdakab Aceh Besar Rafzan Amin, turun langsung meninjau kondisi rumah sakit pada Selasa (21/4/2026) untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak lagi terganggu.

RelatedPosts

Awien Syuib Bagikan Cara Menghadapi Komentar Negatif Bagi Konten Kreator

BPJS Ketenagakerjaan Bekali Ahli Waris di Banda Aceh dengan Keterampilan Usaha

OJK Aceh Perkuat Kompetensi Frontliner untuk Tingkatkan Perlindungan Konsumen

Dalam peninjauan tersebut, Abdullah memastikan seluruh aktivitas pelayanan telah kembali berjalan normal. Para dokter spesialis maupun umum disebut sudah kembali bertugas dan melayani pasien seperti biasa.

“Hari ini pelayanan sudah normal kembali. Kami juga telah berkomunikasi langsung dengan para dokter, dan Alhamdulillah mereka sudah bekerja seperti biasa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan seluruh unit pelayanan, mulai dari poli rawat jalan, instalasi rawat inap, hingga Unit Gawat Darurat (UGD), telah kembali beroperasi secara optimal. Kondisi ini menandai stabilnya layanan kesehatan setelah sempat mengalami gangguan.

Terkait ketersediaan obat, Abdullah menyebut secara umum stok masih aman dan mencukupi kebutuhan pasien. Namun, terdapat beberapa jenis obat tertentu yang masih terbatas akibat proses pengadaan dan distribusi.

“Stok obat secara umum aman dan tersedia cukup. Hanya beberapa obat tertentu yang terbatas karena proses pemesanan dan distribusi,” jelasnya.

Sementara itu, persoalan jasa medis (jasmed) dan klaim BPJS yang sebelumnya menjadi salah satu pemicu aksi mogok, saat ini masih dalam proses penyelesaian bersama penyesuaian regulasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Untuk jasmed dan BPJS, saat ini sedang kita upayakan penyelesaiannya, begitu juga dengan penyesuaian regulasi BLUD. Namun ini membutuhkan proses administrasi,” tambahnya.

Rafzan Amin mengimbau tenaga kesehatan untuk tetap menjaga profesionalitas dan kesabaran dalam proses penyelesaian tersebut. Ia menegaskan pemerintah menargetkan persoalan ini dapat diselesaikan dalam waktu dekat.

“Insya Allah sebelum April berakhir, kita upayakan persoalan ini segera selesai. Semua butuh proses,” ujarnya.

Di sisi lain, Direktur RSUD Aceh Besar, dr. Bunaiya Putra, MKM, menegaskan isu kekosongan obat yang sempat beredar tidak sepenuhnya benar. Ia menjelaskan hanya beberapa jenis obat tertentu seperti insulin dan obat khusus lainnya yang mengalami keterbatasan.

“Memang ada obat pengganti dengan kandungan sama, tetapi tidak semua pasien cocok dengan merek yang berbeda. Ini sudah kami laporkan ke dinas terkait,” katanya.

Ia memastikan seluruh layanan rumah sakit saat ini sudah kembali berjalan normal di seluruh unit, baik poli, rawat inap, maupun layanan penunjang lainnya.

Meski sempat terganggu, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap situasi ini menjadi momentum perbaikan tata kelola layanan kesehatan agar pelayanan publik tetap optimal dan hak masyarakat dalam mendapatkan layanan medis tidak kembali terhambat.

Tags: Aceh BesarBPJSlayanan medismogok nakesobat RSUDpelayanan kesehatanPemkab aceh besarrumah sakit Indrapuri
Previous Post

Harga Emas Hari Ini

Next Post

BSI Tancap Gas Digitalisasi, Keamanan Transaksi dan Literasi Jadi Fokus Utama

Related Posts

Pemkab Aceh Besar Berangkatkan 22 Juara MTQ dan MKQ Umrah ke Tanah Suci

by Aininadhirah
28 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar memberangkatkan 22 juara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Aceh XXXVII di Pidie Jaya...

Satpol PP Aceh Besar Perketat Pengawasan Bukit Lamreh Usai Dugaan Pemerasan Wisatawan

by Riska Zulfira
19 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Aceh Besar memperketat pengawasan di kawasan wisata Bukit Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya,...

Ribuan Warga Semarakan Pawai 1 Muharram Aceh Besar

by Riska Zulfira
16 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Ribuan warga memadati kawasan Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, untuk menyaksikan kemeriahan Pawai Tahun Baru Islam 1...

Next Post

BSI Tancap Gas Digitalisasi, Keamanan Transaksi dan Literasi Jadi Fokus Utama

Jasmed dan Klaim BPJS RSUD Aceh Besar Diproses, Pemkab Akui Butuh Waktu

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co