MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Juni 16, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Layanan RSUD Aceh Besar Kembali Normal Pasca Mogok Tenaga Medis

Riska Zulfira by Riska Zulfira
21 April 2026
in News
0

Terlihat para Nakes kembali beraktivitas seperti biasa di RSUD Aceh Besar, Selasa (21/4/2026). Foto: MC Aceh Besar

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bergerak cepat memastikan layanan kesehatan di RSUD Aceh Besar kembali normal pasca aksi mogok kerja tenaga kesehatan (nakes) yang sempat terjadi sehari sebelumnya.

Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Aceh Besar Bidang Administrasi, Abdullah, bersama Kabag Hukum Setdakab Aceh Besar Rafzan Amin, turun langsung meninjau kondisi rumah sakit pada Selasa (21/4/2026) untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak lagi terganggu.

RelatedPosts

Pawai Muharram Dongkrak Rezeki Pedagang Musiman di Masjid Raya Baiturrahman

Satpol PP-WH Banda Aceh Petakan Titik Rawan PMKS, Gepeng Masih Mendominasi

Jemaah Haji Aceh Wafat Bertambah Jadi 10 Orang, Sebanyak 11 Masih Dirawat di Tanah Suci

Dalam peninjauan tersebut, Abdullah memastikan seluruh aktivitas pelayanan telah kembali berjalan normal. Para dokter spesialis maupun umum disebut sudah kembali bertugas dan melayani pasien seperti biasa.

“Hari ini pelayanan sudah normal kembali. Kami juga telah berkomunikasi langsung dengan para dokter, dan Alhamdulillah mereka sudah bekerja seperti biasa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan seluruh unit pelayanan, mulai dari poli rawat jalan, instalasi rawat inap, hingga Unit Gawat Darurat (UGD), telah kembali beroperasi secara optimal. Kondisi ini menandai stabilnya layanan kesehatan setelah sempat mengalami gangguan.

Terkait ketersediaan obat, Abdullah menyebut secara umum stok masih aman dan mencukupi kebutuhan pasien. Namun, terdapat beberapa jenis obat tertentu yang masih terbatas akibat proses pengadaan dan distribusi.

“Stok obat secara umum aman dan tersedia cukup. Hanya beberapa obat tertentu yang terbatas karena proses pemesanan dan distribusi,” jelasnya.

Sementara itu, persoalan jasa medis (jasmed) dan klaim BPJS yang sebelumnya menjadi salah satu pemicu aksi mogok, saat ini masih dalam proses penyelesaian bersama penyesuaian regulasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Untuk jasmed dan BPJS, saat ini sedang kita upayakan penyelesaiannya, begitu juga dengan penyesuaian regulasi BLUD. Namun ini membutuhkan proses administrasi,” tambahnya.

Rafzan Amin mengimbau tenaga kesehatan untuk tetap menjaga profesionalitas dan kesabaran dalam proses penyelesaian tersebut. Ia menegaskan pemerintah menargetkan persoalan ini dapat diselesaikan dalam waktu dekat.

“Insya Allah sebelum April berakhir, kita upayakan persoalan ini segera selesai. Semua butuh proses,” ujarnya.

Di sisi lain, Direktur RSUD Aceh Besar, dr. Bunaiya Putra, MKM, menegaskan isu kekosongan obat yang sempat beredar tidak sepenuhnya benar. Ia menjelaskan hanya beberapa jenis obat tertentu seperti insulin dan obat khusus lainnya yang mengalami keterbatasan.

“Memang ada obat pengganti dengan kandungan sama, tetapi tidak semua pasien cocok dengan merek yang berbeda. Ini sudah kami laporkan ke dinas terkait,” katanya.

Ia memastikan seluruh layanan rumah sakit saat ini sudah kembali berjalan normal di seluruh unit, baik poli, rawat inap, maupun layanan penunjang lainnya.

Meski sempat terganggu, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap situasi ini menjadi momentum perbaikan tata kelola layanan kesehatan agar pelayanan publik tetap optimal dan hak masyarakat dalam mendapatkan layanan medis tidak kembali terhambat.

Tags: Aceh BesarBPJSlayanan medismogok nakesobat RSUDpelayanan kesehatanPemkab aceh besarrumah sakit Indrapuri
Previous Post

Harga Emas Hari Ini

Next Post

BSI Tancap Gas Digitalisasi, Keamanan Transaksi dan Literasi Jadi Fokus Utama

Related Posts

Ribuan Warga Semarakan Pawai 1 Muharram Aceh Besar

by Riska Zulfira
16 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Ribuan warga memadati kawasan Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, untuk menyaksikan kemeriahan Pawai Tahun Baru Islam 1...

Aceh Besar Salurkan 40 Alsintan Untuk Perkuat Produktivitas dan Ketahanan Pangan Petani

by Ahmad Mufti
13 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memperkuat sektor pertanian dengan menyalurkan 40 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok...

Sekda Aceh Besar Sebut Aset Belum Bersertifikat Bisa Jadi Bom Waktu Sengketa

by Aininadhirah
10 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Besar, Bahrul Jamil, menegaskan pentingnya percepatan sertifikasi aset milik pemerintah daerah guna menghindari...

Next Post

BSI Tancap Gas Digitalisasi, Keamanan Transaksi dan Literasi Jadi Fokus Utama

Jasmed dan Klaim BPJS RSUD Aceh Besar Diproses, Pemkab Akui Butuh Waktu

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co