MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, September 9, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Layanan RSUD Aceh Besar Kembali Normal Pasca Mogok Tenaga Medis

Riska Zulfira by Riska Zulfira
21 April 2026
in News
0

Terlihat para Nakes kembali beraktivitas seperti biasa di RSUD Aceh Besar, Selasa (21/4/2026). Foto: MC Aceh Besar

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bergerak cepat memastikan layanan kesehatan di RSUD Aceh Besar kembali normal pasca aksi mogok kerja tenaga kesehatan (nakes) yang sempat terjadi sehari sebelumnya.

Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Aceh Besar Bidang Administrasi, Abdullah, bersama Kabag Hukum Setdakab Aceh Besar Rafzan Amin, turun langsung meninjau kondisi rumah sakit pada Selasa (21/4/2026) untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak lagi terganggu.

RelatedPosts

Pulau Weh Jadi Laboratorium Lapangan Peneliti Asia, Bahas Teknologi Laut Hadapi Perubahan Iklim

Polda Aceh Musnahkan 49.627 Pil Ekstasi dan Ribuan Cartridge Vape Berisi Etomidate

Harga Emas Perhiasan Stabil, Emas Batangan Turun

Dalam peninjauan tersebut, Abdullah memastikan seluruh aktivitas pelayanan telah kembali berjalan normal. Para dokter spesialis maupun umum disebut sudah kembali bertugas dan melayani pasien seperti biasa.

“Hari ini pelayanan sudah normal kembali. Kami juga telah berkomunikasi langsung dengan para dokter, dan Alhamdulillah mereka sudah bekerja seperti biasa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan seluruh unit pelayanan, mulai dari poli rawat jalan, instalasi rawat inap, hingga Unit Gawat Darurat (UGD), telah kembali beroperasi secara optimal. Kondisi ini menandai stabilnya layanan kesehatan setelah sempat mengalami gangguan.

Terkait ketersediaan obat, Abdullah menyebut secara umum stok masih aman dan mencukupi kebutuhan pasien. Namun, terdapat beberapa jenis obat tertentu yang masih terbatas akibat proses pengadaan dan distribusi.

“Stok obat secara umum aman dan tersedia cukup. Hanya beberapa obat tertentu yang terbatas karena proses pemesanan dan distribusi,” jelasnya.

Sementara itu, persoalan jasa medis (jasmed) dan klaim BPJS yang sebelumnya menjadi salah satu pemicu aksi mogok, saat ini masih dalam proses penyelesaian bersama penyesuaian regulasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Untuk jasmed dan BPJS, saat ini sedang kita upayakan penyelesaiannya, begitu juga dengan penyesuaian regulasi BLUD. Namun ini membutuhkan proses administrasi,” tambahnya.

Rafzan Amin mengimbau tenaga kesehatan untuk tetap menjaga profesionalitas dan kesabaran dalam proses penyelesaian tersebut. Ia menegaskan pemerintah menargetkan persoalan ini dapat diselesaikan dalam waktu dekat.

“Insya Allah sebelum April berakhir, kita upayakan persoalan ini segera selesai. Semua butuh proses,” ujarnya.

Di sisi lain, Direktur RSUD Aceh Besar, dr. Bunaiya Putra, MKM, menegaskan isu kekosongan obat yang sempat beredar tidak sepenuhnya benar. Ia menjelaskan hanya beberapa jenis obat tertentu seperti insulin dan obat khusus lainnya yang mengalami keterbatasan.

“Memang ada obat pengganti dengan kandungan sama, tetapi tidak semua pasien cocok dengan merek yang berbeda. Ini sudah kami laporkan ke dinas terkait,” katanya.

Ia memastikan seluruh layanan rumah sakit saat ini sudah kembali berjalan normal di seluruh unit, baik poli, rawat inap, maupun layanan penunjang lainnya.

Meski sempat terganggu, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap situasi ini menjadi momentum perbaikan tata kelola layanan kesehatan agar pelayanan publik tetap optimal dan hak masyarakat dalam mendapatkan layanan medis tidak kembali terhambat.

Tags: Aceh BesarBPJSlayanan medismogok nakesobat RSUDpelayanan kesehatanPemkab aceh besarrumah sakit Indrapuri
Previous Post

Harga Emas Hari Ini

Next Post

BSI Tancap Gas Digitalisasi, Keamanan Transaksi dan Literasi Jadi Fokus Utama

Related Posts

Api Lahap 3 Hektare Lahan Rumbia di Aceh Besar, Diduga Dipicu Pembakaran Sampah

by Ahmad Mufti
28 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Kebakaran lahan rumbia terjadi di Gampong Leugeu, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (28/8/2026). Api menghanguskan sekitar...

Bulog Salurkan 1,8 Juta Kg Beras untuk 60.027 Penerima di Aceh Besar

by Riska Zulfira
14 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 60.027 keluarga penerima manfaat (PBP) di Kabupaten Aceh Besar akan menerima bantuan pangan berupa beras dari Perum...

Angin Kencang Masih Terjadi, Lima Pohon Tumbang dalam Sehari

by Riska Zulfira
7 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Cuaca ekstrem masih terjadi di Aceh Besar. Hari ini, lima titik pohon tumbang dilaporkan terjadi akibat hembusan angin...

Next Post

BSI Tancap Gas Digitalisasi, Keamanan Transaksi dan Literasi Jadi Fokus Utama

Jasmed dan Klaim BPJS RSUD Aceh Besar Diproses, Pemkab Akui Butuh Waktu

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co