MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, November 5, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

JKA Setelah Integrasi JKN: Beban Premi Naik, Akses Layanan Tak Lagi Sepenuhnya Merata

Aininadhirah by Aininadhirah
29 April 2026
in News
0

Rapat Dengar Pendapat di DPRA, Selasa (28/4/2026) | Foto : Aininadhirah/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) yang dulu menjamin seluruh warga tanpa pengecualian kini menghadapi sejumlah kendala sejak terintegrasi dengan sistem nasional. Perubahan skema dinilai berdampak pada pembiayaan dan akses layanan masyarakat.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Ferdiyus, menjelaskan bahwa saat diluncurkan pada 2010, JKA dirancang sebagai program yang inklusif. Seluruh masyarakat Aceh, baik mampu maupun tidak, mendapatkan jaminan pembiayaan layanan kesehatan dari pemerintah daerah.

RelatedPosts

Harga Emas Perhiasan Melonjak Rp140 Ribu per Mayam Hari Ini

BPJS Ketenagakerjaan Bidik 3.000 Penerima Manfaat JKK-JKM di Aceh untuk Program PEKA

Terima Gelar Doktor Kehormatan, Yusril Diharapkan Dukung Penguatan Kekhususan Aceh

“Semua warga ditanggung tanpa perbedaan. Itu komitmen awal pemerintah,” ujarnya dalam rapat dengar pendapat di DPR Aceh, Selasa (28/4/2026).

Pada masa itu, anggaran JKA berkisar antara Rp203 miliar hingga Rp309 miliar per tahun, dengan pengelolaan sepenuhnya di bawah pemerintah Aceh.

Namun sejak 2014, kebijakan berubah setelah pemerintah pusat menerapkan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan. Seluruh daerah, termasuk Aceh, diwajibkan bergabung dalam sistem tersebut.

Ferdiyus mengatakan, integrasi ini membawa perubahan pada mekanisme pembiayaan. Pemerintah Aceh kini harus membayar premi untuk seluruh peserta yang terdaftar, tanpa melihat apakah mereka menggunakan layanan kesehatan atau tidak.

“Premi tetap dibayarkan untuk semua peserta, baik yang berobat maupun tidak,” jelasnya.

Selain itu, persoalan juga muncul pada kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam sistem yang berlaku, anak ASN yang jumlahnya lebih dari tiga tidak seluruhnya dijamin, karena dianggap berasal dari keluarga mampu.

“Padahal, tidak semua ASN memiliki kondisi ekonomi yang sama, apalagi jika tanggungan keluarga banyak,” katanya.

Meski menghadapi berbagai kendala, JKA tetap dinilai penting dalam menjamin layanan kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan Aceh menilai perlu ada evaluasi, terutama dalam penyesuaian kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah serta pembaruan data peserta.

“Ini perlu dievaluasi bersama agar program tetap berjalan optimal tanpa bertentangan dengan aturan nasional,” tutup Ferdiyus.

Tags: Akses LayananBPJS KesehatanJKAJKNKebijakan KesehatanPremi
Previous Post

Pemerintah Aceh Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pascabencana Hingga 30 Juli 2026

Next Post

Pemko Banda Aceh Tutup Daycare Bermasalah, Janji Sapu Bersih Pengawasan Penitipan Anak

Related Posts

Program REHAB Bantu Peserta Atasi Tunggakan Iuran JKN

by Ahmad Mufti
30 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Tunggakan iuran yang membuat kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) nonaktif tidak harus diselesaikan sekaligus. Melalui Program Rencana Pembayaran Bertahap...

JKN Lindungi Pasien dari Biaya Pengobatan Mahal, DPR RI Ajak Warga Banda Aceh Jadi Peserta

by Ahmad Mufti
17 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Biaya pengobatan yang tinggi dapat menjadi beban berat bagi keluarga, terutama pasien yang membutuhkan perawatan rutin seperti cuci...

Pelayanan Berbasis Nilai Jadi Arah Penguatan Mutu Layanan JKN

by Ahmad Mufti
12 September 2026
0

MASAKINI.CO — BPJS Kesehatan mendorong penerapan konsep Value-Based Health Care (VBHC) dalam pelayanan kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu...

Next Post

Pemko Banda Aceh Tutup Daycare Bermasalah, Janji Sapu Bersih Pengawasan Penitipan Anak

Menkeu Pastikan Tidak Ada Kenaikan Tarif Pajak dalam Waktu Dekat

Menkeu Pastikan Tidak Ada Kenaikan Tarif Pajak dalam Waktu Dekat

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co