MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Agustus 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Aceh Percepat Pemulihan Lahan Pertanian dengan Anggaran Rp380 Miliar

Riska Zulfira by Riska Zulfira
4 Mei 2026
in Daerah
0

Sawah terdampak bencana banjir di Aceh | foto: ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh menggelontorkan anggaran besar mencapai Rp380 miliar untuk memulihkan lahan pertanian pascabencana.

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, mengatakan pemerintah saat ini tengah mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi lahan sebagai langkah menjaga ketahanan pangan sekaligus memulihkan ekonomi masyarakat terdampak.

RelatedPosts

Modal Gampong Berbuah Panen, Petani Lamgirek Raup Jutaan Rupiah dari Semangka Non Biji

Defisit 500 Ton per Hari, Pemprov Aceh Minta Pusat Turun Tangan Atasi Kelangkaan Semen

Pemkab Aceh Besar Turunkan Pompa Air Cegah Sawah Kekeringan di Lhoknga

“Seluruh tahapan kegiatan terus dipercepat, mulai dari perencanaan hingga konstruksi, agar lahan bisa segera kembali produktif,” ujar M. Nasir, Senin (4/5/2026).

Program terbesar berada pada kegiatan optimasi lahan (oplah) sawah rusak ringan yang menjangkau 16 kabupaten/kota seluas 27.071 hektare dengan anggaran Rp155,6 miliar. Namun, hingga kini tahap perencanaan baru mencapai sekitar 45 persen.

Sementara itu, pekerjaan konstruksi senilai Rp124,5 miliar dan pengolahan lahan Rp24,3 miliar masih menunggu rampungnya tahap perencanaan.

Untuk lahan dengan kerusakan sedang, rehabilitasi dilakukan di lima kabupaten dengan luas 4.393 hektare dan anggaran Rp65,2 miliar. Progres di sektor ini relatif lebih cepat, dengan capaian sekitar 3.981 hektare yang dikerjakan bersama kelompok tani dan TNI.

Di sisi lain, pembangunan infrastruktur pendukung seperti irigasi masih tertinggal. Dari rencana 641 unit irigasi perpompaan dengan anggaran Rp98 miliar, baru 70 unit atau sekitar 3,49 persen yang masuk tahap pengerjaan.

Kondisi serupa juga terlihat pada pembangunan irigasi perpipaan yang baru mencapai 24 persen, jaringan irigasi tersier sekitar 8 persen, serta Jalan Usaha Tani yang juga masih di kisaran 8 persen.

Minimnya progres di sejumlah sektor ini menunjukkan tantangan serius dalam percepatan realisasi program, terutama pada tahap administrasi dan perencanaan yang masih menjadi bottleneck.

Meski demikian, M. Nasir menegaskan pemerintah tetap optimistis target program dapat tercapai melalui sinergi berbagai pihak.

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, perguruan tinggi, TNI, dan masyarakat agar seluruh program berjalan sesuai target,” katanya.

Pemerintah Aceh menargetkan seluruh program ini mampu mengembalikan produktivitas lahan pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah terdampak bencana. Namun, percepatan realisasi di lapangan menjadi kunci agar anggaran besar tersebut tidak berhenti pada rencana semata.

Tags: anggaran Rp380 miliarketahanan panganpemulihan lahan Acehrehabilitasi pertanian
Previous Post

Meuseuraya Adat di Poltekkes Aceh Soroti Krisis Bahasa dan Pelestarian Budaya

Next Post

Mahasiswa Akan Demo Hari Ini di Kantor Gubernur, Desak Pencabutan Pergub JKA

Related Posts

Aceh Tamiang Mulai Tanam Padi Perdana Pascabencana

by Ahmad Mufti
6 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh memulai gerakan tanam padi perdana pascabencana hidrometeorologi di Desa Bukit Panjang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh...

Simeulue Mulai Cetak 1.050 Hektare Sawah Baru

by Riska Zulfira
3 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Simeulue mulai melaksanakan program pencetakan sawah baru seluas 1.050 hektare sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus...

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

Next Post

Mahasiswa Akan Demo Hari Ini di Kantor Gubernur, Desak Pencabutan Pergub JKA

Jemaah Haji Aceh Kini Berangkat Lewat Jalur VVIP Bandara SIM

Discussion about this post

CERITA

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co