MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Agustus 17, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Satpol PP-WH Banda Aceh Akui Penertiban PKL Masih ‘Kucing-Kucingan’

Riska Zulfira by Riska Zulfira
17 Mei 2026
in News
0

Sekretaris Satpol PP-WH Banda Aceh, Evendi saat ditemui di kantornya, Jumat (23/1/2026). | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Banda Aceh mengakui penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah titik kota masih menghadapi tantangan. Meski patroli rutin dilakukan, banyak pedagang kembali berjualan di lokasi terlarang sehari setelah ditertibkan.

Kasatpol PP WH Banda Aceh, Muhammad Rizal melalui Sekretaris Satpol PP-WH, Evendi, mengatakan pola pelanggaran yang terus berulang membuat petugas di lapangan harus bekerja ekstra menjaga ketertiban kota. “Kadang seperti main kucing-kucingan. Hari ini ditertibkan, besok mereka muncul lagi di lokasi yang sama,” ujar Evendi, Minggu (17/5/2026).

RelatedPosts

139 Barang Rampasan Dilelang Kejati Aceh, Berpotensi Tambah PNBP Rp6,7 Miliar

Sejumlah Wilayah Aceh Berpotensi Hujan dan Angin Kencang hingga 18 Agustus

BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Usai Gempa M7,7 Guncang NTT, Warga Diminta Tetap Waspada

Ia menjelaskan, dalam setiap penertiban pihaknya lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan pembinaan dibanding tindakan represif. Tidak seluruh pelanggaran langsung berujung penindakan tegas.

Menurutnya, pedagang yang melanggar umumnya terlebih dahulu diberi teguran dan pembinaan di lapangan. Namun untuk pelanggaran yang berulang, pembinaan dilakukan di kantor Satpol PP-WH.

“Kalau sudah beberapa kali ditegur tetapi tetap melanggar, baru dilakukan pembinaan di kantor,” katanya.

Evendi juga menegaskan barang dagangan yang diamankan petugas bukan disita secara permanen. Barang tersebut akan dikembalikan setelah pedagang menjalani pembinaan dan menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi pelanggaran.

Di sisi lain, Satpol PP-WH menilai rendahnya kesadaran sebagian PKL masih menjadi kendala utama dalam penataan kota. Banyak pedagang memilih berjualan di lokasi terlarang karena dianggap lebih ramai pembeli dibanding lokasi yang telah disediakan.

“Sering kali mereka mengaku dagangan lebih laris di tempat yang dilarang. Ini yang membuat penataan menjadi tidak mudah,” ujar Evendi.

Meski demikian, pemerintah tetap berupaya mencari jalan tengah agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban umum. Di sejumlah titik tertentu, PKL masih diberi toleransi berjualan pada sore hingga malam hari.

Satpol PP-WH menegaskan penertiban dilakukan bukan untuk mematikan usaha masyarakat, melainkan menjaga ketertiban, kenyamanan, dan kelancaran aktivitas warga di Kota Banda Aceh.

Tags: Penertiban PKLPKL Banda AcehSatpol PP-WH Banda Aceh
Previous Post

Xabi Alonso Resmi Latih Chelsea, Tetapkan Tiga Fokus Utama

Next Post

Pemko Banda Aceh Rencanakan Penyaluran Daging Kurban ke Wilayah Terdampak Bencana

Related Posts

Satpol PP-WH Banda Aceh Tertibkan Bengkel yang Gunakan Badan Jalan di Peunayong

by Aininadhirah
14 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Aktivitas sebuah bengkel yang menggunakan badan jalan sebagai area servis mendapat teguran dari Satpol PP dan Wilayatul Hisbah...

Penertiban PKL di Kopelma untuk Kembalikan Fungsi Drainase dan Ruang Publik

by Aininadhirah
23 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh membongkar sejumlah bangunan dan lapak pedagang di kawasan Jalan Kopelma Darussalam, Kecamatan Syiah Kuala,...

Pemko Banda Aceh Tertibkan Kios dan Bangunan Liar di Jalan Kopelma Darussalam

by Aininadhirah
23 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mulai melakukan penertiban dan pembongkaran kios serta bangunan yang berdiri di kawasan Jalan Kopelma...

Next Post
Afdhal Tinjau Pasar Murah Daging Meugang Jelang Ramadan

Pemko Banda Aceh Rencanakan Penyaluran Daging Kurban ke Wilayah Terdampak Bencana

Aceh Besar Miliki 222 Titik KDKMP, 21 Unit Sudah Rampung

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co