MASAKINI.CO – Harga cabai merah di Pasar Al Mahirah Banda Aceh melonjak tajam dalam dua pekan terakhir akibat berkurangnya pasokan dari daerah pemasok. Kenaikan harga mencapai sekitar 43 persen, dari Rp35 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram, dan mulai menekan daya beli masyarakat.
Lonjakan harga tersebut terjadi di tengah tingginya kebutuhan rumah tangga menjelang meugang. Namun, pedagang menegaskan kenaikan harga cabai bukan dipicu tradisi meugang, melainkan karena stok yang masuk ke pasar semakin terbatas.
“Cabai merah sekarang Rp50 ribu per kilogram. Sebelumnya hanya Rp35 ribu per kilogram. Kenaikan ini sudah terjadi sekitar dua minggu terakhir,” kata pedagang Pasar Al Mahira, Fajri, Senin (25/5/2026).
Menurutnya, tingginya harga membuat sebagian pembeli mulai mengurangi jumlah pembelian untuk menyesuaikan pengeluaran rumah tangga. Meski aktivitas pasar masih ramai, volume pembelian cabai merah tidak sebanyak biasanya.
Fajri menjelaskan pasokan cabai dari distributor mengalami penurunan sehingga harga di tingkat pedagang ikut terdongkrak. Kondisi tersebut sudah berlangsung sebelum memasuki momentum meugang.
“Bukan karena meugang. Memang pasokan cabai sudah berkurang dalam dua minggu terakhir sehingga harga naik,” ujarnya.
Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Banda Aceh, Bukhari, mengatakan fluktuasi harga komoditas pangan masih dipengaruhi ketergantungan Banda Aceh terhadap pasokan dari luar daerah. Sebagian besar kebutuhan sayuran dan bahan pangan masih didatangkan dari wilayah lain seperti Aceh Tengah dan Sumatera Utara.
“Kita masih bergantung pada pasokan dari luar daerah. Ketika kebutuhan meningkat sementara pasokan terbatas, harga di pasar akan ikut naik,” kata Bukhari.
Selain faktor pasokan, biaya distribusi juga disebut ikut memengaruhi harga jual di tingkat konsumen. Kenaikan harga bahan bakar serta antrean panjang kendaraan angkutan barang di sejumlah SPBU membuat biaya operasional pengiriman menjadi lebih tinggi.
“Distribusi barang juga terpengaruh kondisi di lapangan. Ketika biaya angkut meningkat, harga barang yang sampai ke pasar ikut terdampak,” ujarnya.
Kenaikan harga cabai merah menambah daftar komoditas pangan yang mengalami tekanan harga dalam beberapa pekan terakhir. Pedagang berharap pasokan dari daerah produksi segera kembali normal sehingga harga dapat berangsur stabil dan daya beli masyarakat tidak semakin tergerus.










Discussion about this post