MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Oktober 13, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Labfor Polri Temukan Botol Berbau Hidrokarbon di Lokasi Kebakaran Fakultas Pertanian USK

Redaksi by Redaksi
5 Juni 2026
in News
0

Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri Cabang Medan bersama Unit Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) selama dua hari di sejumlah gedung Fakultas Pertanian USK yang mengalami kerusakan dan kebakaran. | Foto: Polresta Banda Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri Cabang Medan bersama Unit Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi pengrusakan dan kebakaran di Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK). Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah botol terbakar yang mengeluarkan aroma khas hidrokarbon.

Barang bukti tersebut ditemukan saat tim melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) selama dua hari di sejumlah gedung Fakultas Pertanian USK yang mengalami kerusakan dan kebakaran.

RelatedPosts

Lahan Eks Shopping Center Pasar Aceh Jadi Ruang Usaha Baru bagi UMKM

KNPI Aceh Sebut MBG Berperan Penting dalam Menunjang Prestasi Pelajar

Harga Emas Perhiasan di Banda Aceh Naik Jadi Rp7,58 Juta per Mayam

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kasatreskrim Kompol Miftahuda Dizha Fezuono mengatakan, seluruh barang bukti yang ditemukan telah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Laboratorium Forensik Polri.

“Beberapa barang bukti telah dibawa ke Laboratorium Forensik Polri untuk dilakukan pemeriksaan dan analisis lebih lanjut,” kata Kompol Dizha, Kamis (4/6/2026) malam.

Selain botol yang terbakar dan tercium bau khas hidrokarbon, tim juga menemukan batu, potongan kayu, serta gir sepeda motor yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Tidak hanya itu, petugas menemukan berbagai kerusakan pada sejumlah bangunan, mulai dari pintu, kusen, hingga jendela yang pecah. Kerusakan juga terlihat pada sejumlah fasilitas di dalam gedung yang diduga akibat aksi pendobrakan, pencongkelan, pelemparan, dan pembakaran.

Dizha menjelaskan, pada hari pertama olah TKP, Rabu (3/6/2026), tim melakukan pemeriksaan di sejumlah gedung dan menemukan banyak kerusakan pada pintu serta jendela kaca yang pecah. Di sekitar lokasi juga ditemukan batu dan kayu yang diduga digunakan untuk merusak Gedung F, G, dan H.

Sementara di Gedung E, tepatnya pada area pintu masuk Fakultas Pertanian lama, tim tidak menemukan adanya kerusakan maupun bekas kebakaran.

Pemeriksaan kemudian difokuskan ke laboratorium yang terbakar guna mencari penyebab kebakaran serta mengumpulkan berbagai sampel yang dianggap relevan untuk diuji secara ilmiah.

Pada hari kedua, Kamis (4/6/2026), tim kembali melakukan pemeriksaan lanjutan di kawasan Fakultas Pertanian baru. Pemeriksaan difokuskan pada Gedung A, B, C, dan D, serta sejumlah bangunan lain yang terdampak.

“Saat melakukan pemeriksaan di lokasi tersebut, ditemukan sejumlah barang bukti di Gedung B yang diduga berkaitan dengan terjadinya kebakaran maupun aksi pengrusakan, di antaranya botol yang terbakar dan tercium bau khas hidrokarbon, batu, kayu, serta gir kendaraan,” ujar Dizha.

Menurutnya, hasil pemeriksaan laboratorium nantinya akan menjadi dasar penting dalam mengungkap penyebab pasti kebakaran dan pengrusakan yang terjadi di lingkungan Fakultas Pertanian USK.

“Nantinya hasil pemeriksaan laboratorium akan kami terima dan menjadi dasar untuk melengkapi penyidikan. Ini penting agar penanganan kasus berjalan berdasarkan bukti ilmiah,” katanya.

Polisi masih menunggu hasil analisis Laboratorium Forensik Polri untuk memastikan sumber kebakaran sekaligus mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan kerusakan pada sejumlah gedung di Fakultas Pertanian USK.

Tags: botol berbau hidrokarbonFakultas Pertanian USKkebakaran USKLabfor Polripengrusakan Fakultas Pertanian USKPolresta Banda Aceh
Previous Post

Lima Ahli Waris Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan, Enam Klaim Masih Diproses

Next Post

Inflasi Aceh Naik 0,60 Persen pada Mei 2026, Harga Pangan Jadi Pemicu Utama

Related Posts

Polisi Tangkap Residivis Pencurian Kos Mahasiswi di Aceh Besar

by Redaksi
12 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Polisi menangkap seorang pria berinisial HK (40), terduga pelaku pencurian di kamar kos seorang mahasiswi di Gampong Rukoh,...

Polisi Tak Temukan Unsur Pidana dalam Kematian Calon Taruna Poltekpel Malahayati

by Riska Zulfira
10 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO - Satreskrim Polresta Banda Aceh menyimpulkan tidak menemukan peristiwa pidana dalam kasus meninggalnya Muhammad Rasya Fadilla (18), calon taruna...

Hendak Tebus Motor yang Digadaikan, Warga Banda Aceh Kaget Kendaraannya Sudah Diambil

by Redaksi
6 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Seorang warga Banda Aceh, Sulastari (48), harus melapor ke polisi setelah sepeda motor Yamaha Aerox miliknya yang digadaikan...

Next Post

Inflasi Aceh Naik 0,60 Persen pada Mei 2026, Harga Pangan Jadi Pemicu Utama

Satpol PP-WH Minta Pedagang Tutup Usaha Jelang Salat Jumat

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co