MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Mei 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Banda Aceh Turun

Masa Kini by Masa Kini
10 Juni 2020
in Headline, News
0
Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Banda Aceh Turun

Plt Kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Emila Sovayana. [Ahlul Fikar]

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO — Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Banda Aceh menurun drastis selama masa pandemi Covid-19 sejak pertengahan bulan Maret 2020.

Plt Kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Emila Sovayana mengatakan, kasus kekerasan yang dilaporkan sejak pandemi covid-19 rata-rata 1-4 kasus per bulan terhitung dari pertengahan bulan Maret hingga akhir Mei 2020.

RelatedPosts

Arus Kendaraan di Tol Sibanceh Tembus 9 Ribu Lebih Selama Libur Panjang

40 Mobil Hias Meriahkan Pawai Takbiran, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Lambaro

Jemaah Haji Asal Aceh Tamiang Wafat di Arafah, Total Dua Jemaah Aceh Meninggal di Tanah Suci

“Biasanya sebelum pandemi Covid-19 itu antara 12-14 kasus per bulan. Sedangkan selama pandemi covid ini terjadi penurunan yang signifikan sebanyak 1-4 kasus per bulan,” sebut Emila di Balai Kota Banda Aceh, Rabu (10/6).

Adapun kasus kekerasan yang terjadi sepanjang tahun ini ada sebanyak 39 kasus yang telah dilaporkan. Emila menjelaskan, jenis kasus terbanyak masih didominasi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Kalau kita lihat dari beberapa kasus kekerasan banyak disebebkan pertama faktor ekonomi; kemudian faktor kekerasan fisik, psikis; penelantaran anak dan komunikasi antara keluarga,” ungkapnya.

Menurutnya, penurunan kasus kekerasan ini tidak terlepas dari adanya sinergisitas antara instansi atau lembaga lintas sektoral yang selama ini telah terbangun dengan baik juga didukung dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk bersikap baik terhadap anggota keluarganya.

“Mungkin karena selama masa pandemi kegiatan di luar rumah berkurang sehingga quality time-nya bersama keluarga jadi lebih banyak,” katanya.

Ia berharap agar angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Banda Aceh dapat terus menurun, bahkan ketika sudah diberlakukan new normal nantinya.

“Mudah-mudahan seterusnya turun terus, jangan sampai meningkat lagi,” sebutnya. [Ahlul]

Tags: DP3AP2KB banda acehkasus kekerasan anak dan perempuan
Previous Post

Aceh Besar Mulai Tanam Padi Musim Gadu

Next Post

1.500 Warga Pidie Jalani Rapid Test Massal

Related Posts

Upaya Perlindungan Perempuan dan Anak di Aceh Belum Konkret

Upaya Perlindungan Perempuan dan Anak di Aceh Belum Konkret

by Riska Zulfira
26 Februari 2025
0

MASAKINI.CO - Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terus meningkat setiap tahun di Aceh, namun anggaran yang dialokasikan untuk perlindungan...

Kejahatan Seksual Terhadap Anak di Aceh Terus Terjadi, Apa Langkah Pemerintah?

Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Meningkat di Aceh

by Alfath Asmunda
12 Desember 2023
0

MASAKINI.CO – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Aceh meningkat sejak pandemi Covid-19 di tahun 2020, hingga 2023. Meningkatnya...

Kejahatan Seksual Terhadap Anak di Aceh Terus Terjadi, Apa Langkah Pemerintah?

Kekerasan Terhadap Perempuan & Anak Masih Tinggi, Banda Aceh Capai 47 Kasus

by Ahlul Fikar
24 September 2022
0

MASAKINI.CO - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh mencatat kekerasan terhadap perempuan dan anak masih tinggi terjadi di tanah...

Next Post

1.500 Warga Pidie Jalani Rapid Test Massal

Pelabuhan Balohan Sabang Jadi Ikon Pulau Weh

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co