MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

DP3A Aceh Gencarkan Edukasi Perlindungan Anak di Ruang Digital

Redaksi by Redaksi
23 Juni 2025
in News
0
DP3A Aceh Gencarkan Edukasi Perlindungan Anak di Ruang Digital

Edukasi perlindungan anak di ruang digital. (Foto: dok DP3A)

Share on FacebookShare on Twitter

KMASAKINI.CO – Pesatnya perkembangan teknologi informasi telah membawa kemudahan dan peluang baru, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan serius, terutama dalam perlindungan anak di ruang digital. Anak-anak kini semakin akrab dengan gawai dan internet, membuka gerbang informasi seluas-luasnya namun juga berpotensi terpapar konten berbahaya, kejahatan siber, hingga eksploitasi.

UNICEF mencatat sekitar 40% anak Indonesia berusia 5-12 tahun telah mengakses internet dengan rata-rata penggunaan 5,4 jam per hari. Kondisi ini meningkatkan risiko anak terpapar berbagai ancaman digital sehingga perlindungan dan pengawasan menjadi hal yang sangat penting.

RelatedPosts

Kemenekraf Dorong Produk Kreatif Aceh Tembus Pasar Lebih Luas, Perkuat Branding dan Komersialisasi

11 Terpidana Dieksekusi Cambuk di Bustanussalatin, Dua Pasangan Zina Dicambuk 100 Kali 

Dua Terpidana Ikhtilat Jalani Hukuman Cambuk 22 Kali di Banda Aceh

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Aceh terus menunjukkan komitmennya dalam melindungi anak-anak dari berbagai risiko di ruang digital. Melalui serangkaian program edukasi dan sosialisasi, DP3A Aceh berupaya menciptakan lingkungan digital yang aman dan positif bagi generasi muda.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Aceh Meutia Juliana, dalam keterangannya, menyampaikan pentingnya peran aktif semua pihak, mulai dari orang tua, pendidik, hingga komunitas, untuk bersama-sama membekali anak-anak dengan pengetahuan dan keterampilan agar cakap berinteraksi di dunia maya.

“Era digital membawa banyak manfaat, namun juga menyimpan potensi bahaya jika anak-anak tidak dibekali pemahaman yang cukup,” kata Mutia, Kamis 19 Juni 2025.

Ia menyebutkan, tanpa disadari berapa ancaman utama membayangi anak di rung digital, seperti konten berbahaya, Perundungan Siber (Cyberbullying), perundungan ini dapat menyebabkan dampak emosional yang serius, seperti kecemasan, depresi, bahkan keinginan untuk bunuh diri. Hingga Eksploitasi Seksual Anak Daring (ESAD) yakni kejahatan paling serius, di mana anak menjadi objek pelecehan atau eksploitasi seksual melalui internet.

“Makanya kita berharap orang tua memegang peran sentral dalam mengawasi dan membimbing anak-anak berinteraksi dengan dunia digital,” tambahnya.

Sementara itu, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak untuk melindungi anak di ruang digital, pihaknya melakukan soasialisasi mengenai etika berinternet, bahaya cyberbullying, eksploitasi anak online, serta pentingnya menjaga privasi data pribadi, kolaborasi dengan pihak terkait dan kampanye kesadaran publik melalui media sosial dan berbagai platform komunikasi lainnya, DP3A Aceh secara berkala menyebarkan informasi dan tips mengenai perlindungan anak di ruang digital, menjangkau khalayak yang lebih luas

“DP3A Aceh optimis bahwa dengan upaya berkelanjutan ini, anak-anak di Aceh dapat memanfaatkan teknologi digital secara cerdas dan aman, sehingga potensi positif dari dunia maya dapat dimaksimalkan tanpa mengabaikan aspek perlindungan,” tutupnya.

Tags: DP3A AcehPemberdayaann perempuanPerlindungan Anak
Previous Post

Dua Klub Spanyol Berebut Jordi Amat, Termasuk Club Milik Legenda Brasil

Next Post

Semangat Generasi Z Pertahankan Warisan Dapur

Related Posts

Banda Aceh Perkuat Pencegahan Perkawinan Anak

by Ahmad Mufti
17 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kota Banda Aceh memperkuat komitmen pencegahan perkawinan anak melalui evaluasi pelaksanaan Strategi Nasional Pencegahan Perkawinan Anak (Stranas...

Kemenag Perkuat Perlindungan Anak, Aplikasi AMAN Jadi Kanal Aduan Kekerasan

by Riska Zulfira
22 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Agama (Kemenag) memperkuat perlindungan anak di lingkungan pendidikan keagamaan dengan menghadirkan Aplikasi Manajemen Aduan Anti Kekerasan (AMAN)...

Anak Aceh Mulai Terpapar Risiko Media Sosial, KPIA dan DPD RI Dorong Regulasi Digital

by Aininadhirah
15 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Penggunaan media sosial yang semakin luas di kalangan anak-anak dan remaja menjadi perhatian Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh...

Next Post

Semangat Generasi Z Pertahankan Warisan Dapur

Dari Keluarga Berencana Menuju Komunitas Berencana

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co