MASAKINI.CO – BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh tahun 2025 telah membayarkan klaim sebesar Rp227,3 miliar dari 16.597 pengajuan.
Angka tersebut merupakan hasil kumulatif dari Jaminan Kematian, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari tua, Jaminan Pensiun, Jaminan Kehilangan Pekerjaan, dan Beasiswa Pendidikan Anak.
Total klaim tersebut terdiri dari 14.224 pengajuan klaim Jaminan Hari Tua, 616 pengajuan klaim Jaminan Kecelakaan Kerja, 492 pengajuan klaim Jaminan Kematian, 70 pengajuan Jaminan Pensiun, 905 pengajuan klaim Jaminan Kehilangan Pekerjaan, dan 290 anak penerima beasiswa pendidikan.
“Kami laporkan hasil klaim ini, sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat, para stakeholder, dan untuk mengingatkan kembali bahwa pemenuhan jaminan sosial ketenagakerjaan itu sebagai kebutuhan dasar yang harus dimiliki oleh setiap pekerja, baik yang penerima upah maupun bukan penerima upah,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh, Ferina Burhan, Senin (9/2/2026).
Ferina juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, pihak kejaksaan, para ulama, kementrian/lembaga, media massa, dan pihak terkait yang telah bersama-sama mendukung hak para tulang punggung keluarga ini.
“Segala pengurusan untuk manfaat program BPJS Ketenagakerjaan tidak ada dipungut biaya apapun alias gratis,” tutup Ferina.
Kantor BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh memiliki 5 daerah operasional pelayanan yaitu Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Kota Sabang, Kabupaten Pidie, dan Kabupaten Pidie Jaya.










Discussion about this post