MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Mei 13, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Data Desil Tak Akurat, Bantuan Sosial Berisiko Salah Sasaran

Aininadhirah by Aininadhirah
12 April 2026
in Nasional
0

Ilustras penduduk di Maluku Utara | Foto: haliyora.id

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Ketidaksesuaian antara data desil dan kondisi ekonomi riil masyarakat kembali menjadi sorotan, menyusul masih ditemukannya kasus bantuan sosial yang tidak tepat sasaran. Persoalan ini dinilai berpotensi merugikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, menjelaskan bahwa penentuan desil dilakukan oleh Badan Pusat Statistik berdasarkan sejumlah indikator yang telah ditetapkan. Namun, ia menegaskan bahwa data tersebut pada dasarnya hanya bersifat sebagai alat bantu.

RelatedPosts

Kemendikdasmen Catat 400 Ribu Murid Berprestasi, Tegaskan SIMT Bukan Alat Pemeringkatan Sekolah

Kemendikdasmen, Kemendagri dan KPK Luncurkan Panduan Pendidikan Antikorupsi 2026

Menkeu Pastikan Tak Ada Tax Amnesty Baru, DJP Diminta Jaga Kepercayaan Wajib Pajak

“Tanpa pengawasan dan partisipasi masyarakat, kesenjangan antara data dan kondisi nyata akan terus terjadi,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).

Budi mengungkapkan, ketidaksesuaian data terbagi dalam dua kategori utama, yakni warga yang seharusnya menerima bantuan namun tidak terdata (error of exclusion), serta warga yang tidak layak tetapi justru terdaftar sebagai penerima (error of inclusion).

Menurutnya, salah satu penyebab utama adalah proses pembaruan data yang belum dilakukan secara real time. Kondisi ekonomi masyarakat bisa berubah dengan cepat, sementara proses pendataan hingga perubahan status desil membutuhkan waktu hingga tiga bulan.

“Ada warga yang tiba-tiba jatuh miskin akibat bencana atau sakit, tetapi saat pendataan dilakukan sebelumnya mereka masih tergolong mampu,” jelasnya.

Selain itu, kendala teknis juga menjadi faktor penghambat, seperti data kependudukan yang belum sinkron, masih adanya warga yang belum memiliki KTP elektronik, hingga keterbatasan sumber daya manusia dalam proses verifikasi dan validasi data.

Tak hanya itu, Budi juga menyinggung adanya potensi kesalahan pelaporan dari masyarakat yang dapat memengaruhi akurasi data penerima bantuan. Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah membuka ruang bagi masyarakat untuk mengajukan sanggahan apabila data yang tercantum tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Pengajuan dapat dilakukan melalui kantor keuchik, aplikasi Cek Bansos, call center Kementerian Sosial, hingga layanan WhatsApp Lapor Bansos.

Dinas Sosial mengimbau masyarakat agar aktif mengecek data masing-masing dan segera melaporkan ketidaksesuaian. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan bantuan sosial benar-benar tepat sasaran dan tidak menimbulkan ketimpangan di tengah masyarakat.

Tags: bantuan sosial salah sasaranBPScek bansosdata desil tidak akuratDinas SosialDinas Sosial Aceh
Previous Post

Warga Jantho Ultimatum Tambang Emas Ilegal: Hentikan dalam 3 Hari atau Ditindak

Next Post

Ribuan Warga Padati CFD Banda Aceh, Funwalk TNI AU Angkat Isu Kemanusiaan

Related Posts

IDI Aceh Naik Tajam, Kini Tertinggi di Sumatera

by Ahmad Mufti
8 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Aceh tahun 2025 mengalami kenaikan signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Aceh meraih...

Warga Tak Masuk JKA? Ini 4 Cara Ajukan Sanggahan Data Desil

by Riska Zulfira
13 April 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh membuka empat jalur resmi bagi warga yang tidak tercantum dalam daftar kepesertaan awal Jaminan Kesehatan Aceh...

Harga Emas Melonjak Drastis, Warga Aceh Kini Terhimpit Utang

Aceh Berstatus Provinsi dengan Inflasi Tertinggi di Indonesia Tembus 6,71 Persen

by Redaksi
5 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Aceh menduduki peringkat pertama sebagai daerah dengan inflasi tertinggi di tingkat provinsi se-Indonesia pada Desember 2025, dengan angka...

Next Post

Ribuan Warga Padati CFD Banda Aceh, Funwalk TNI AU Angkat Isu Kemanusiaan

Lamine Yamal Gunakan Kisah LeBron James Untuk Barcelona Balas Dendam

Discussion about this post

CERITA

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co