MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Juli 13, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

BI Perkuat Intervensi Jaga Rupiah di Tengah Tekanan Global

Riska Zulfira by Riska Zulfira
14 April 2026
in Nasional
0

Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, dalam seminar di Jakarta, Senin (13/4/2026)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Bank Indonesia memperkuat bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah meningkatnya tekanan global akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.

Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, menyebut kondisi global saat ini tidak biasa dan berpotensi mengguncang pasar keuangan, harga komoditas, serta perdagangan internasional.

RelatedPosts

Imigrasi Perketat Seleksi WNA, Penerbitan Bebas Visa Dipangkas 87 Persen

57,6 Persen SPBU Indonesia Sudah Salurkan Biodiesel B50, Pemerintah Kejar Target Penuh September

Pondasi Miring, Kementerian PU Segera Perkuat Jembatan Enang-Enang

“Situasi ini membutuhkan respons kebijakan yang konsisten, pre-emptive, dan terukur untuk menjaga ketahanan ekonomi domestik,” ujarnya dalam seminar di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Menghadapi tekanan tersebut, BI mengoptimalkan intervensi di pasar valuta asing, baik di pasar off-shore melalui Non-Deliverable Forward (NDF) maupun di pasar domestik melalui transaksi spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

Langkah ini didukung posisi cadangan devisa Indonesia yang masih kuat. Hingga akhir Maret 2026, cadangan devisa tercatat sebesar 148,3 miliar dolar AS, setara pembiayaan 5,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Selain intervensi pasar, BI juga memperketat tata kelola transaksi valas domestik dengan mewajibkan transaksi di atas 50 ribu dolar AS disertai dokumen underlying, guna memastikan aktivitas valas tetap mendukung sektor riil.

Ekonom menilai stabilitas rupiah tidak hanya dilihat dari level nilai tukar, tetapi juga tingkat volatilitasnya. Chief Economist Bank Central Asia, David Sumual, menegaskan stabilitas volatilitas menjadi kunci menjaga kepercayaan investor.

“Bagi pasar, yang penting bukan hanya level, tetapi stabilitas pergerakannya,” ujarnya.

Dari sisi fiskal, pemerintah melalui Kementerian Keuangan juga menjaga kepercayaan pasar dengan pengelolaan APBN yang disiplin. Sementara itu, CORE Indonesia menilai stabilitas nilai tukar penting untuk menahan tekanan inflasi, terutama dari kenaikan harga energi dan pangan.

BI juga memastikan likuiditas rupiah tetap terjaga melalui kebijakan moneter ekspansif. Hal ini tercermin dari pertumbuhan uang primer (M0) yang tetap tinggi sebagai indikator dukungan terhadap aktivitas ekonomi.

Di sisi lain, koordinasi BI dengan pemerintah terus diperkuat, termasuk dalam pengelolaan SBN dan menjaga daya tarik instrumen keuangan domestik agar aliran modal asing tetap masuk.

Untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS, BI juga memperluas penggunaan Local Currency Transaction (LCT) dengan negara mitra. Hingga akhir 2025, nilai transaksi LCT tercatat mencapai 25,72 miliar dolar AS atau meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan langkah tersebut, Bank Indonesia menegaskan komitmennya menjaga stabilitas rupiah di tengah tekanan global, sekaligus memastikan likuiditas dan kepercayaan pasar tetap terjaga demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Tags: Bank Indonesiacadangan devisa Indonesiaintervensi BIStabilitas Rupiahtekanan global
Previous Post

Data DTSEN 2026: Lebih dari 2,4 Juta Warga Aceh Masih di Kelompok Kesejahteraan Rendah

Next Post

Staf Ahli Mendikdasmen Tinjau TKA di Aceh

Related Posts

Rupiah Tertekan, BI Naikkan Suku Bunga Acuan ke 5,50 Persen

by Redaksi
10 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen. Langkah...

Pelemahan Rupiah Dinilai Dipicu Tekanan Global, Bukan Fundamental Ekonomi Indonesia

by Ahmad Mufti
29 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Pelemahan nilai tukar rupiah belakangan ini dinilai lebih dipengaruhi tekanan global dan ketidakseimbangan penyesuaian kebijakan ekonomi, bukan karena...

Rupiah Tertekan, Ekonom Desak BI Naikkan Suku Bunga demi Jaga Kepercayaan Pasar

by Redaksi
19 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Tekanan terhadap nilai tukar rupiah dinilai mulai memasuki fase serius dan tidak lagi hanya dipicu faktor eksternal seperti...

Next Post

Staf Ahli Mendikdasmen Tinjau TKA di Aceh

Harga Emas Kembali Naik, Perhiasan Tembus Rp8,31 Juta per Mayam

Discussion about this post

CERITA

Keberanian yang Mengantar Ghaisya ke Podium Emas

8 Juli 2026

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co