MASAKINI.CO – Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Banda Aceh memberikan pembinaan kepada sejumlah muda-mudi nonmahram yang ditemukan sedang berduaan di area minim penerangan saat patroli rutin yang digelar pada Senin (16/6/2026) malam.
Petugas yang melakukan pengawasan di sejumlah titik ruang publik mendapati beberapa pasangan muda-mudi berada di lokasi yang dinilai rawan terjadinya pelanggaran syariat Islam. Mereka kemudian diberikan teguran dan pembinaan langsung di tempat.
Kepala Satpol PP-WH Banda Aceh, M Rizal, mengatakan patroli tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi pelanggaran syariat Islam di wilayah kota.
“Pada saat pengawasan rutin, petugas menemukan beberapa muda-mudi bukan mahram berada di lokasi yang minim penerangan. Mereka langsung diberikan pembinaan dan diingatkan untuk menghindari aktivitas yang berpotensi melanggar syariat Islam,” ujar Rizal, Rabu (17/6/2026).
Menurutnya, pendekatan persuasif masih menjadi langkah yang dikedepankan petugas dalam menangani temuan-temuan seperti itu. Karena itu, pasangan yang ditemukan hanya diberikan edukasi dan diminta meninggalkan lokasi.
Rizal menegaskan, apabila kejadian serupa kembali ditemukan atau terdapat indikasi pelanggaran yang lebih serius, petugas tidak akan ragu mengambil langkah lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kali ini masih diberikan pembinaan di tempat. Namun apabila ke depan kembali ditemukan dalam kondisi serupa, mereka dapat dibawa ke kantor untuk pendataan, pemeriksaan lebih lanjut, dan orang tua yang bersangkutan juga akan kami panggil,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengawasan di kawasan-kawasan yang rawan pelanggaran syariat akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan pelaksanaan syariat Islam di Kota Banda Aceh.
Rizal juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk terus mengawasi aktivitas anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam perbuatan yang berpotensi melanggar qanun maupun merugikan diri sendiri dan keluarga.








Discussion about this post