MASAKINI.CO – Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Banda Aceh menilai partisipasi masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pengawasan dan penegakan syariat Islam di Kota Banda Aceh.
Sejumlah kasus yang ditangani petugas selama ini diketahui berawal dari laporan warga yang menemukan dugaan pelanggaran syariat maupun gangguan ketertiban umum di lingkungan masing-masing.
Kepala Satpol PP-WH Banda Aceh, Muhammad Rizal, mengatakan keterlibatan masyarakat sangat membantu petugas dalam melakukan pengawasan di lapangan, terutama di kawasan permukiman dan ruang publik yang tidak dapat dipantau secara terus-menerus oleh petugas.
“Kami selalu berharap kepada masyarakat untuk ikut menjaga dan mengawasi lingkungan masing-masing serta melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran yang terjadi,” ujar Rizal, Selasa (17/6/2026).
Menurutnya, pengawasan syariat merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, warga diharapkan tidak ragu melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi melanggar qanun maupun mengganggu ketenteraman lingkungan.
Rizal menjelaskan, laporan masyarakat selama ini banyak membantu petugas dalam menindaklanjuti berbagai temuan di lapangan. Selain itu, keterlibatan warga juga dinilai mampu memperkuat upaya pencegahan terhadap pelanggaran syariat Islam.
“Kami juga mengapresiasi peran masyarakat dalam menjaga dan mengawasi pelanggaran syariat Islam di lingkungannya. Syariat tertib, berkah kotanya,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara masyarakat dan pemerintah akan terus diperkuat untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan sesuai dengan nilai-nilai syariat Islam yang berlaku di Kota Banda Aceh.









Discussion about this post